TrafficRevenue
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Tuesday, May 24, 2011

Menghitung Berat Benda Tanpa Timbangan

http://www.rusmanmalili.com/wp-content/uploads/2011/04/menurunkan-berat-badan.jpg

Untuk mengetahui berat benda ada 2 cara yang bisa dilakukan yaitu:
1. Menimbang langsung benda tersebut ke timbangan
2. Dengan menggunakan perhitungan matematis.

Cara yang pertama tentu saja lebih mudah karena tinggal membawa benda tersebut ke sebuah timbangan maka akan diketahui berapa berat benda tersebut.

Namun terkadang kita mengalami kesulitan misalnya pada saat itu tidak tersedia timbangan, atau timbangan yang ada mempunyai skala yang lebih kecil, belum lagi faktor faktor lainnya seperti kotor, efisiensi dan lain-lain.

Pada umumnya para estimator menggunakan cara kedua dalam menghitung berat benda dengan menggunakan perhitungan matematis.

Untuk menghitung berat benda secara matematis kita harus tahu berat jenis benda tersebut, misalnya untuk benda berupa besi memiliki berat jenis 7,86.
Berikut ini beberapa contoh berat jenis benda:

Nama Benda Berat Jenis
Besi (Fe) 7,86
Seng (Zn) 7,12
Aluminium (Al) 2,7
Emas (Hg) 13,55
Tembaga (Cu) 8,93
Platina (Pt) 21,4
Timah (Pb) 11,34
Nikel (Ni) 8,85
Stainless Steel (SUS) 7,9
Perunggu 8,8



Cara menghitung berat benda berbentuk persegi.

Untuk menghitung berat benda yang berbentuk persegi maka menggunakan rumus sebagai berikut:
Kg =
Panjang (L)
x
Lebar (W)
x
Tebal (T)
x
Berat_Jenis
1.000.000
Satuan dalam milimeter.
Contoh:
Sebuah Besi dengan panjang 1000mm, lebar 200mm dan tebal 3mm. Berapa berat besi tersebut?
Kg =
1000
x
200
x
3
x
7,86
1.000.000

=
4,72







Cara menghitung berat benda berbentuk lingkaran.

Untuk menghitung berat benda berbentuk lingkaran pada dasarnya sama saja, bedanya adalah anda harus menghitung keliling lingkaran benda tersebut dengan menggunakan rumus lingkaran 2 x Phi x r atau Phi x d.

Semoga artikel ini bermanfaat.




sumber :http://bayusp.blogspot.com/2010/12/menghitung-berat-benda-tanpa-timbangan.html

Saturday, May 21, 2011

Tiga Alasan Makin Tua, Makin Pintar

Sebagian besar orang beranggapan seiring bertambahnya usia, kerja otak semakin tidak maksimal. Faktanya, justru memasuki usia pertengahan, kerja otak berada dalam tahapan kerja paling maksimal.

Hal itu menurut buku 'The Secret Life of the Grown-Up Brain: The Surprising Talents of the Middle-Aged Mind' yang ditulis oleh Barbara Strauch.

Anda tentu penasaran mengapa hal itu bisa terjadi, berikut tiga alasannya seperti dilansir dari Prevention:

1. Otak berkembang
Ada anggapan kalau seseorang akan kehilangan ribuan sel otak seiiring bertambahnya usia. Padahal, penelitian menunjukkan bahwa otak secara terus-menerus berkembang hingga usia pertengahan, 40-68 tahun.
Hal ini terjadi terutama pada dari lapisan neuron, yang disebut myelin. Myelin berfungsi membangun koneksi pada otak untuk membantu Anda memahami lingkungan sekitar.

Untuk meningkatkan kinerja otak, Anda harus berolahraga secara teratur. Bukan hanya baik bagi jantung, tetapi juga otak. Berkeringat berfungsi meningkatkan aliran darah ke otak, yang berhubungan dengan regenerasi sel pada dentate gyrus, area penting untuk memori dan belajar, serta neuron lainnya.
Sementara segala bentuk latihan, termasuk latihan beban, peregangan, terutama aerobik lebih efektif untuk mengembangkan neuron. Lakukan setidaknya latihan kardio selama 30 menit setiap hari untuk melatih otak Anda.

2. Makin sering menggunakan otak kanan dan kiri
Hal inilah yang membuat seseorang lebih bijak dalam bersikap ketika memasuki usia pertengahan. Bukan hanya karena pengalaman, tetapi juga perubahan pada otak.
Tidak seperti orang usia muda, yang cenderung hanya menggunakan satu sisi otak mereka. Dari hasil pemindaian otak menunjukkan bahwa seseorang yang memasuki usia pertengahan cenderung menggunakan dua sisi otak mereka atau dikenal dengan bilateralization. Yaitu, semacam kemampuan otak yang membantu Anda untuk lebih menilai sebuah situasi dan lebih cepat mendapat titik argumen.

Studi menunjukkan bahwa kadar glukosa yang tinggi berhubungan dengan proses penuaan. Hal ini dapat mengakibatkan radang otak yang merusak areai dentate gyrus, termasuk berkontribusi terhadap penurunan kognitif. Untuk membuat pikiran tetap tajam, Anda kurangi konsumsi makanan manis.

3. Berpikir makin kreatif
Fungsi lobus frontal pada otak yang berhubungan dengan konsentrasi, memang dapat menurun seiiring bertambahnya usia. Hal ini membuat seseorang lebih mudah terganggu atau mengalami kesulitan dalam menyerap informasi, seperti mengingat nama.
Namun, dalam ruang lingkup yang lebih luas, dengan fokus perhatian yang lebih sedikit bisa juga menguntungkan. Itu karena memungkinkan Anda untuk mencari solusi yang lebih kreatif terhadap sebuah masalah.

Studi menunjukkan bahwa pikiran yang kurang terfokus bisa lebih kreatif, karena lebih mungkin untuk menemukan hubungan antara ide yang tampaknya tak berhubungan.

Coba lakukan aktivitas yang secara mental sulit dilakukan, sedikitnya satu kali seminggu untuk menjaga otak tetap aktif. Dari penelitian diketahui bahwa orang yang sering melakukan kegiatan yang melibatkan pemrosesan informasi, seperti belajar piano atau belajar bahasa baru, risiko terkena penyakit Alzheimer bisa berkurang. (pie)

Monday, May 16, 2011

Sejarah Singkat Waisak


Hari Raya Waisak sendiri dikalangan umat Buddha sering disebut dengan hari raya Trisuci Waisak. Disebut demikian karena Waisak memperingati tiga peristiwa penting yang semuanya terjadi di bulan Vesakha dan pada waktu yang sama yaitu tepat saat bulan purnama. Tiga peristiwa penting itu adalah:

KELAHIRAN PANGERAN SIDHARTA:

haxims.blogspot.com

Pangeran Sidharta adalah Putra seorang Raja yang bernama Raja Sudodhana dan seorang Permaisuri yang bernama Ratu Mahamaya. Pangeran Sidharta lahir kedunia sebagai seorang Bodhisatva ( Calon Buddha, Calon Seseorang yang akan mencapai Kebahagiaan Tertingggi ). Beliau Lahir di taman Lumbini pada tahun 623 Sebelum Masehi



PENCAPAIAN PENERANGAN SEMPURNA:

haxims.blogspot.com

Pangeran Sidharta pada usia 29 tahun beliau pergi meninggalkan Istana dan pergi menuju Hutan untuk mencari Kebebasan dari USIA TUA, SAKIT, dan MATI. Kemudian Pada saat Purnama Sidhi di bulan Waisak Pertapa Sidharta mencapai Penerangan Sempurna dan mendapat gelar SANG BUDDHA.


PENCAPAIAN PARINIBBANA:

haxims.blogspot.com

Ketika usia 80 tahun Sang Buddha Wafat atau PARINIBBANA di Kusinara. Semua mahkluk memberikan penghormatan kepada Sang Buddha dan begitu juga Para anggota Sanggha , mereka bersujud sebagai tanda penghormatan terakhirnya kepada Sang Buddha.


Waisak sebagai sebuah hari raya agama Buddha bisa memberikan contoh yang positif kepada setiap orang. Contoh positif yang dapat diteladani adalah pengembangan cinta-kasih kepada setiap makhluk hidup. Wujudnya bisa berupa berdana membantu mereka yang membutuhkan, mendonorkan darah, menjaga lingkungan sekitar dengan hidup sederhana atau perbuatan-perbuatan baik lainnya. Akhirnya satu harapan besar dari hari Waisak tersebut adalah bahwa setiap manusia diharapkan dapat merenungi segala perbuatannya dan setiap saat selalu hidup dengan rasa cinta-kasih tanpa kebencian, seperti yang tertulis di dalam Dhammapada, “Kebencian tidak akan selesai jika dibalas dengan kebencian, tetapi hanya dengan memaafkan dan cinta-kasihlah maka kebencian akan lenyap.”

'Dinding Ratapan' Tempat Suci di Yerusalem



Tembok Ratapan adalah tempat yang penting dan dianggap suci oleh orang Yahudi maupun Muslim. Ini adalah sisa dinding Bait Suci di Yerusalem yang dibangun oleh Raja Salomo (Sulaiman), putra Daud. Bait Suci itu hancur ketika Israel diserbu tentara Romawi pada tahun 70 Masehi.
Panjang tembok ini aslinya sekitar 485 meter, dan sekarang sisanya hanyalah 60 meter.
Orang Yahudi percaya bahwa tembok ini tidak ikut hancur sebab di situlah berdiam "Shekhinah" (kehadiran ilahi). Jadi, berdoa di situ sama artinya dengan berdoa kepada Tuhan.
Tembok ini dulunya dikenal hanya sebagai Tembok Barat, tetapi kini disebut "Tembok Ratapan" karena di situ orang Yahudi berdoa dan meratapi dosa-dosa mereka dengan penuh penyesalan. Selain mengucapkan doa-doa mereka, orang Yahudi juga meletakkan doa mereka yang ditulis pada sepotong kertas yang disisipkan pada celah-celah dinding itu.
Dinding ini dibagi dua dengan sebuah pagar pemisah (mechitza) untuk memisahkan laki-laki dan perempuan. Orang Yahudi Ortodoks percaya bahwa mereka tidak boleh berdoa bersama-sama dengan kaum perempuan.
Bagi umat Muslim, dinding ini juga merupakan bagian dari dasar Masjidil Aqsa dan Masjidil Omar (Arab: قبة الصخرة Qubbat As-Sakhrah), serta diyakini sebagai gerbang tempat berangkatnya Nabi Muhammad s.a.w. dari Yerusalem ke surga (mi'raj) dengan mengendarai Buraq
Tembok Ratapan ini diperebutkan antara umat Yahudi dan Muslim di Yerusalem. Ketika bagian Yerusalem ini berada di bawah kekuasaan Arab, orang Yahudi mengalami kesulitan untuk mengunjunginya dan berdoa di sana. Kini, di bawah kekuasaan Israel, umat Muslim maupun Yahudi dapat mengunjunginya, namun banyak orang Yahudi yang sangat mengharapkan dibangunnya kembali Bait Suci Salomo, dan itu berarti terlebih dulu menghancurkan kedua masjid di atas.





DINDING RATAPAN WAKAF DARI UMAT ISLAM

Adalah Dr. Shmuel Berkowitz, pakar hukum dari Jerusalem Institut for Israel Studies, mengumumkan penelitiannya bahwa Dinding Ratapan adalah bagian dari wakaf umat Islam. Kseimpulan ini diperoleh Shmuel setelah meneliti tempat-tempat yang disucikan kaum Muslim, kristen, dan yahudi di kota tua Jerusalem.



Shmuel, seorang pakar dari yahudi, menyampaikan kesimpulannya setelah melakukan kajian terhadap dokumen suci yang diakui masing-masing pemeluk agama, dan juga dokumen historis para penguasa yang pernah berkuasa di Jerusalem. Ternyata, "Pengakuan yang dilontarkan kaum yahudi selama ini sangat lemah. Tak memiliki dasar hukum sama sekali ," katanya.



Pemerintah israel, yang mengaku menyuarakan aspirasi yahudi, telah menjadikan Jerusalem sebagai ibu kota pengganti Tel Aviv. Umat Islam, yang diwakili Otoritas Palestina, juga bermaksud membuka ibu kota masa depan diwilayah tersebut. Di tempat yang sama, umat kristen memiliki gereja Qiyamah.



Menurut Shmuel, kota tua Jerusalem terbagi dalam lima area, masing-masing menampung kelompok masyarakat yang secara historis pernah berdatangan ke sana : armenia, yahudi, kristen, Muslim, dan Haram as-Syarif. Kota Jerusalem dikelilingi dinding yang berpintu delapan. Salah satu pinyunya yang disebut Dung Gate menghadap persis ke Dinding Ratapan. Tempat inilah yang dianggap saklal oleh kaum yahudi. Dinding itu juga merupakan tembok luar Masjidil Aqsa. Ratusan orang setiap hari menziarahi Dinding Ratapan. Jumlahnya akan berlipat saat hari Sabat (Sabtu), yang disucikan orang yahudi.



Orang-orang yahudi menilainya suci, karena tembok tersebut diklaim sebagai bagian darikota tua Orshalem dan bagian luar tembok Heikal, tempat peribadatan Nabi Sulaiman - sisa kejayaan masa lalu. Begitu teringat dengan hal itu, mereka pun menangis menjadi-jadi. Mereka mengenang masa silam yang telah hilang. Sejak 1967, daerah disekitar dinding itu termasuk kawasan yang dikuasai israel. Karena itu, meski boleh masuk, harus menjalani prosedur pemeriksaan.

Tentara israel di Dinding Ratapan sesaat setelah berhasil menguasai Jerusalem 1967


Namun Umat Islam sejak dari awal sudah menyatakan, dinding tersebut adalah bagian dari Masjidil Aqsa, Penyucian Dinding Ratapan adalah salah satu dari sekian banyak kedustaan yang dibuat kaum yahudi. Pada tahun 1520 kaum yahudi terusir dari Spanyol, dan sebagian dari mereka mengungsi ke Palestina. lalu mereka meminta kepada Sultan Sulaiman II (Khalifah Turki) agar dibolehkan beribadah disekitar dinding itu. Atas dasar kemanusian, Sultan Sulaiman mengizinkan. sejak saat itulah kaum yahudi datang ke tempat tersebut untuk mengenang masa lalu sambil menangis. Itulah sebabnya, mereka menamakannya Dinding Ratapan. "Nama tersebut sama sekali tak ada hubungannya dengan ajaran yahudi. Itu istilah yang sama sekali baru.





TOKOH - TOKOH PENTING BARAT





BUSH


OBAMA

Wednesday, May 4, 2011

Ciri-ciri Orang yang Mudah Dicuci Otak

http://i284.photobucket.com/albums/ll4/greden/we-are-dangerous.jpg

Tidak semua orang bisa dengan mudah dicuci otak (brainwashing). Namun beberapa orang tertentu justru sangat mudah terpengaruh atau dicuci otak. Siapa saja tipikal orang yang mudah dicuci otak?

Beberapa faktor psikis dapat membuat orang mudah terpengaruh dengan proses cuci otak:

1. Faktor psikis yang labil
Misalnya memiliki rasa negatif, bingung atau ragu dengan identitas dirinya sendiri.

2. Psikologis yang sombong
Tidak hanya orang yang psikisnya labil yang mudah dicuci otak, orang yang percaya dirinya berlebihan alias kesombongan psikologis juga bisa dengan mudah dipengaruhi.

Misalnya orang-orang yang egois dan bangga bahwa apapun yang ia percaya secara otomatis adalah benar, namun tidak didukung dengan pengetahuan yang luas dan mendasar.

3. Orang yang mengalami tekanan fisik dan mental

Hal ini karena kondisi tersebut membuat orang menjadi kelelahan, tidak berdaya, hingga akhirnya mengurangi kemampuan berpikir dan menolak pengaruh baru yang diberikan.

Kenapa orang dengan tipikal tersebut gampang dicuci otak?

Karena dalam cuci otak ada tiga prinsip dasar yang bisa mengenai orang-orang seperti contoh di atas.

Prinsip dasar ketika melakukan cuci otak adalah:

Pendekatan fisik dan emosional untuk mengurangi kemampuan berpikir dan menolak.
Godaan halus
Penghargaan kecil.



Dalam ilmu psikologi, studi tentang cuci otak sering disebut dengan reformasi pikiran (thought reform) yang masuk dalam lingkup pengaruh sosial. Teknik cuci otak ini nantinya bisa mengubah sikap, kepercayaan dan perilaku orang.

Cuci otak merupakan bentuk parah dari pengaruh sosial yang menggabungkan semua pendekatan untuk menyebabkan perubahan dalam cara berpikir seseorang tanpa persetujuan orang tersebut dan sering bertentangan dengan kehendaknya, seperti dilansir DiscoveryHealth.

Karena cuci otak adalah bentuk pengaruh invasif, teknik ini memerlukan isolasi lengkap dan ketergantungan subjek, itulah sebabnya kegiatan cuci otak kebanyakan terjadi pada kamp penjara atau tempat dengan pengawasan penuh.

Si agen pencuci otak (brainwasher) harus memiliki kontrol penuh atas target (brainwashee), sehingga menyebabkan pola tidur, pola makan dan pemenuhan kebutuhan dasar manusia lainnya tergantung pada kehendak agen.

Dalam proses cuci otak, agen secara sistematis memecah identitas target ke titik yang tidak bekerja lagi. Agen kemudian menggantikannya dengan satu set perilaku, sikap dan keyakinan yang bekerja di lingkungan target saat ini. Itulah yang membuat kebanyakan target bisa melupakan kepercayaan dan keyakinan yang dilakukannya sebelum proses cuci otak.

Beberapa definisi cuci otak memerlukan adanya ancaman bahaya fisik, definisi lain bergantung pada paksaan non-fisik dan kontrol sebagai sarana efektif untuk menegaskan doktrin atau pengaruh.

Terlepas dari definisi yang digunakan, banyak ahli percaya bahwa efek dari proses yang paling sering terjadi dari cuci otak adalah efek jangka pendek, artinya identitas lama korban pada kenyataannya tidak diberantas tetapi hanya disembunyikan. Jika 'identitas baru' dihentikan maka keyakinan awalnya akan mulai kembali normal.