TrafficRevenue
Showing posts with label Bencana Gunung Merapi. Show all posts
Showing posts with label Bencana Gunung Merapi. Show all posts

Sunday, November 7, 2010

Daftar Nama Gunung Berapi Di Indonesia Berserta Status Waspada



Indonesia adalah negara yang memiliki Gunung dan pegunungan terbanyak. Dah, dari sumber energi tersebut menyimpan sebuah resiko tersendiri. Yaitu bencana yang setiap saat mengancam. Berikut Daftar Nama Gunung Berapi Di Indonesia Berserta Status Waspada



Gunung berapi (gunung api) berstatus waspada :


Gunung Kerinci di Jambi,


Gunung Talang di Sumatera Barat,


Gunung Anak Krakatau di Lampung,


Gunung Papandayan di Jawa Barat,


Gunung Dieng di Jawa Tengah,


Gunung Slamet di Jawa Tengah,


Gunung Rinjani di Flores,


Gunung Bromo di Jawa Timur,


Gunung Rokatenda di Flores,


Gunung Soputan di Minahasa,


Gunung Dukuno di Halmahera, dan


Gunung Gamalama di Ternate.



Gunung berapi dengan status siaga:


Gunung Karangetang di Sulawesi Utara


Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara.

Dan yang satu-satunya berstatus awas ialah Gunung Merapi di Sleman, Yogyakarta.



Baca : http://wc-sekolah.blogspot.com/2010/11/lereng-merapi-sebelum-dan-sesudah.html

Permintaan Maaf Redaksi Silet Terhadap Kritik Masyarakat

Tanggal 7 November 2010 Acara Infotainment Silet RCTI dikecam. Redaksi Silet diKritik Masyarakat karena pemberitaan tak henti-henti alias berlebihan terhadap Bencana Letusan Gunung Merapi. Kritik tersebut diluapkan masyarakat melalui Twitter dan juga Facebook.



Nah, pada hari ini, secara sembunyi-sembunyi Tim Redaksi Silet RCTI mengucapkan Permintaan Maaf. Kenapa "sembunyi-sembunyi?" soalnya, minta maafnya tidak secara gamblang, jadi Ucapan Maaf muncul ketika iklan. Wah, ada ada saja.






Permintaan Maaf Redaksi Silet Terhadap Kritik Masyarakat
Permintaan Maaf Redaksi Silet Terhadap Kritik Masyarakat



"Segenap tim redaksi Silet memohon maaf yang sedalam-dalamnya atas pemberitaan Silet edisi 07 November 2010 yang memuat ramalan dan pesan berantai yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya tentang prediksi Merapi. Simpati dan doa kami untuk seluruh korban bencana,"




Demikian gossip dari Si penggossip.




Sumber gambar : http://berkahlangkah.com/wp-content/uploads/2010/11/Pernyataan-Maaf-Tim-Silet-Edisi-7-November.jpg

Lereng Merapi Sebelum dan Sesudah Meletus Dilihat dari Satelit

Dua satelit di bawah ini menunjukkan lokasi tandon air yang diterjang Awan Panas atau Wedhus Gembel  pada tanggal 28 Oktober 2010. Sedangkan gambar d ibawah memperlihatkan foto Masdjid Mbah Maridjan sebelum dan sesudah diterjang awan panas. Perbedaan tampak jelas jika dilihat dari satelit.



Berikut penampakan Lereng Merapi Sebelum dan Sesudah Meletus 







Lereng Merapi
Lereng Merapi Sebelum Erupsi 2010




Lereng Merapi
Lereng Merapi Sesudah Erupsi 28 Oktober 2010

Foto Masjid Mbah Maridjan sebelum dan sesudah diterjang Wedhus Gembel







Masjidnya Mbah Maridjan Sebelum diterjang Wedhus Gembel




Masjidnya Mbah Maridjan Sesudah diterjang Wedhus Gembel
Masjidnya Mbah Maridjan Sesudah diterjang Wedhus Gembel

Semoga Saudara-saudara kita yang di sana diberi ketabaahan dalam menghadapi cobaan ini. Amin

Pemberitaan Bencana Merapi Berlebihan

Bencana Merapi semakin hari semakin menghebohkan, hingga Pemberitaan Bencana Merapi Berlebihan. Berlebihan ini membuat relawan yang hendak mengevakuasi korban menjadi terganggu. Dengan keluhan ini, maka dikirimlah sepucuk Surat Pernyataan bahwa Pemberitaan Bencana Merapi Berlebihan .



Media informasi yang diberikan seharusnya bisa dipertanggungjawabkan sumber beritanya. Entah informasi itu informatif atau bersifat ramalan. Tapi, dari semua itu, dalam menayangkan dan publikasi berita jangan sampai berlebihan.



"Media diharapkan gunakan sumber-sumber resmi dalam hal yang barkaitan dengan bencana ini, mengambil hal tidak resmi masyarakat nanti akan terpengaruh, panik dan mengaburkan penanganan,"



Sebelumnya diberitakan, jaringan relawan di Yogyakarta mengirimkan surat terbuka kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Mereka keberatan dengan berita televisi mengenai bencana Gunung Merapi yang dinilai berlebih-lebihan sehingga menambah resah para pengungsi.






Bencana Merapi
Proses Evakuasi korban Merapi

"Bahwa saat ini keadaan bertambah tidak kondusif. Relawan yang ada di posko, yang notabene berhadapan langsung dengan warga, kini merasa kewalahan. Para relawan kesusahan menenangkan warga yang panik dan ingin pergi dari barak pengungsian ke tempat yang lebih aman," kata perwakilan relawan, Aryo Bilowo, kepada detikcom, Minggu (17/11/2010).



Menurut Aryo, banyak kejadian dalam 10 hari letusan Gunung Merapi di perbatasan Yogyakarta-Jawa Tengah yang diberitakan secara tidak sahih oleh televisi. Mereka cenderung mendramatisasi keadaan, sehingga membuat warga semakin panik.



News taken from detiknews.com

Merapi Hari Ini 7/11/10 : 26 Dusun Porak Poranda Akibat Wedhus Gembel

Keganasan Merapi kembali terbukti, 26 Dusun Porak Poranda Akibat Wedhus Gembel yang keluar dari Merapi . Letusan Gunung Merapi yang terjadi Kamis 3 november 2010 lalu telah menghancurkan 26 dusun dari 5 desa porak poranda akibat terjangan awan panas atau biasa disebut Wedhus Gembel dan lahar dingin.






Akibat Wedhus Gembel
Akibat Wedhus Gembel  



Berikut 26 Dusun yang Porak Poranda Akibat Wedhus Gembel  berasal dari lima desa di dua kecamatan tersebut:




  1. Desa Kepuharjo (Dusun Kaliadem, Jambu, petung, Kopeng, Batur, pagerjurang, kepuh dan Manggong)

  2. Desa Glagaharjo (Glagah, Ngancar, Kalitengah kidul, Banjarsari, Kalitengah lor, Srunen dan Singlar)

  3. Desa Wukirsari (Gondangpusung, Ngepringan, Pojok, Bungan, Srodokan dan Cakran)

  4. Desa argomulyo (Bakalan, Gronggang suruh, Wonokerso, Gadingan,)

  5. Umbulmartani Plumbon. (Kec Ngemplak)




Korban paling banyak dari desa Argomulyo, yaitu warga dusun Bronggang. Karena terkena awan panas dan lahar dingin. Semoga masyarakat di 26 Dusun tersebut mendapat Rahmat dan Karunia sehingga bisa tabah. Amin

Merapi Hari Ini 7 November 2010 : 4 Relawan Tewas, 1 Selamat

Berita Merapi hari ini 7 November 2010 : Tim relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) berduka. Empat Orang personelnya gugur saat berusaha mengevakuasi para pengungsi Gunung Merapi. Sedangkan 1 relawan lainnya berhasil selamat dari amukan awan panas atau wedhus gembel. 4 Relawan Tewas, 1 Selamat






Bencana Gunung Merapi
Inilah Pahlawan dari Merapi

Menurut Andi, keempat relawan yang tewas bernama Ariatno, Samiyo, Supriyadi, dan Supriyanto. Jenazah Ariatno dan Samiyo sudah berhasil ditemukan dan kini berada di Rumah Sakit dr Sardjito, Sleman, Yogyakarta. Sedangkan jenazah Supriyadi dan Supriyanto belum bisa dievakuasi.



Keempat relawan itu tewas saat terjadi letusan Gunung Merapi yang sangat dahsyat pada Kamis 4 November 2010. Mereka sedang bertugas untuk mengevakuasi penduduk di Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.



Rumor : para relawan yang gugur tewas saat membujuk masyarakat untuk turun, namun masyarakat sendiri ngeyel.

Tim Tagana hingga kini masih berupaya menembus lokasi untuk mencari jenazah korban yang belum berhasil dievakuasi.

Merapi Hari Ini 7 November 2010 : 4 Relawan Tewas, 1 Selamat

Berita Merapi hari ini 7 November 2010 : Tim relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) berduka. Empat Orang personelnya gugur saat berusaha mengevakuasi para pengungsi Gunung Merapi. Sedangkan 1 relawan lainnya berhasil selamat dari amukan awan panas atau wedhus gembel. 4 Relawan Tewas, 1 Selamat






Bencana Gunung Merapi
Inilah Pahlawan dari Merapi

Menurut Andi, keempat relawan yang tewas bernama Ariatno, Samiyo, Supriyadi, dan Supriyanto. Jenazah Ariatno dan Samiyo sudah berhasil ditemukan dan kini berada di Rumah Sakit dr Sardjito, Sleman, Yogyakarta. Sedangkan jenazah Supriyadi dan Supriyanto belum bisa dievakuasi.



Keempat relawan itu tewas saat terjadi letusan Gunung Merapi yang sangat dahsyat pada Kamis 4 November 2010. Mereka sedang bertugas untuk mengevakuasi penduduk di Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.



Rumor : para relawan yang gugur tewas saat membujuk masyarakat untuk turun, namun masyarakat sendiri ngeyel.

Tim Tagana hingga kini masih berupaya menembus lokasi untuk mencari jenazah korban yang belum berhasil dievakuasi.



Info taken from : detik.com