Tidak sedikit orang yang hanya membutuhkan kamera dengan kemampuan sekadarnya. Dengan kata lain, mereka merasa merasa cukup dengan kamera berharga terjangkau dan bisa memotret dengan hasil yang lumayan.
Untuk itulah, kamera saku model point-and-shot masih saja laris manis di pasaran. Bahkan cakupan pasarnya paling besar dibandingkan kamera dengan kemampuan lebih baik dengan harga yang lebih mahal.
Karena alasan itulah, Samsung memunculkan seri ES, sebagai model ekonomis yang menyasar pengguna pemula.
Contoh kamera kompak ekonomis besutan Samsung itu, hadir di tangan kami lewat seri ES75. Seri ini sebenarnya merupakan peningkatan resolusi image saja dibandingkan seri ES sebelumnya.
Kamera yang muncul dalam desain kompak ini memiliki karakteristik fisik yang cukup konvensional namun jelas amat mudah dikuasai dengan cepat. Yang tampak berbeda di antara tombol kontrolnya mungkin hanyalah switch zoom yang posisinya terasa pas di jempol pengguna.
Sayangnya, tingkat kemantapan grip kamera ini terasa kurang, apalagi bodinya juga terasa tebal (2 cm) sehingga bisa dikatakan kecil tapi gendut. Samsung juga membonuskan pelindung ekstra untuk melapisi bagian depan kamera dari goresan. Ini tampak kurang lazim pada paket kamera.
Di balik kesederhanaan desain ES75, tersembunyi rangkaian feature fotografi menarik yang akan membantu Anda mendapatkan foto dan video terbaik. Ya, kamera ini juga mampu merekam video hingga format VGA (640x480 pixel). Namun fungsi yang ditawarkan kamera tampak lebih berpihak ke sisi fotografi saja.
Ada 6 mode bidik yang bisa dipilih. Jika Anda menyukai fasilitas serba praktis, tersedia mode bidikan Smart Auto yang mengatur setting secara otomatis. Khusus untuk meminimalkan efek buram, bisa dipilih mode DIS (Digital Image Stabilization) yang sebenarnya kurang efektif dibandingkan teknik berbasis optical.
Kamera ini menyediakan skema bidik terprogram yang terdiri dari 13 pilihan kondisi. Pilihannya mulai dari portrait, landscape, hingga kondisi lainnya. Tiap mode ini memiliki pilihan tertentu sesuai dengan kondisi yang terpilih.
Sebuah pilihan face detection (untuk mendapatkan foto dengan kecerahan wajah manusia yang lebih tepat) turut tersedia. Sayangnya, feature ini hanya mampu mendeteksi sebuah wajah saja. Jadi tak heran bila pada foto bersama-sama, hanya wajah satu orang saja yang terlihat bagus di antara wajah lainnya.
Lensa sudut lebar, tampilan jernih di LCD 2,7”, perbesaran image, hingga adaptasi di suasana temaram menjadi sebagian kelebihan kamera ini. Namun demikian, beberapa kekurangan juga terdapat pada produk ini, beberapa di antaranya disebutkan sebelumnya, ditambah daya baterai Li-ion 740 mAH-nya yang cepat habis meskipun belum mencapai 200 bidikan. Namun, untuk penggunaan sehari-hari, ES75 sudah memadai. Apalagi kamera ini dibekali kemampuan perbaikan/edit foto yang amat mudah dipakai.
Resolusi Pixel | 14,2 megapixel |
Resolusi Foto (min/max) | 1024x768 / 4320x3240 pixel |
Resolusi Video (min/max) | 320x240 / 640x480 @ 15/30 fps |
Media Perekam | Internal 10,5 MB & SD/SDHC |
Format File (gambar/video/audio) | JPEG/AVI/WAV |
Ukuran lensa ekivalen-35mm | 27-135 mm |
Aperture setting | f/3.5-5.9 |
Ekivalen ISO | 80, 100, 200, 400, 800, 1600 |
Zoom | 5x optical, 3x digital |
Kecepatan shutter (detik) | 8 - 1/2000 |
Fokus terdekat terbaik (makro) | 5 cm |
Viewfinder | Tidak ada |
Diagonal LCD | 2,7 inci |
Koneksi komputer | HDMI Mini 1.4 |
Tipe baterai/isi ulang | Lithium Ion 740mAh/ Ya |
Charger baterai | Ada |
Dimensi (plt) | 9,6x5,8x2,1 cm |
Bobot (gram) | 136 (dengan baterai dan kartu memori) |
Garansi | 1 tahun |
Situs Web | http://www.samsungcamera.com |
Harga Samsung ES75 | Rp1.300.000 |
* Samsung Indonesia, (021) 5299-1777 Minggu pertama Maret 2011
Foto Landscape
Dengan lensa sudut lebar 27 mm, ES75 akan mudah menangkap obyek yang luas. Feature ini cukup jarang diimplementasikan pada kamera saku sekelasnya.
Cover Pelindung Paket Samsung ES75 membonuskan sebuah cover guna melindungi kamera dari benturan atau terjatuh. Cover ini juga memberi gaya tersendiri yang cukup menarik.
Cari Foto Mencari sebuah foto di memori menjadi lebih mudah dengan memanfaatkan pencarian berdasarkan tipe file, tanggal, atau warna.
No comments:
Post a Comment