TrafficRevenue

Wednesday, February 9, 2011

Penerapan IPv6 Bermasalah

ALAMAT internet pun bisa kelelahan. Seperti halnya alamat internet di IPv4 saat ini hanya bisa mendukung 4.294.967.296 alamat yang berbeda. Sementara penggunaan IPv6 belum bisa maksimal. 
Penerapan IPv6 Bermasalah


Internet Corporation for Assigned Names menyatakan jumlah alamat di IPv4 sudah melewati batas. Perusahaan itu menyerahkan ketersediaan blok terakhir di IPv4 kepada usaha bisnis, pemerintah, sekolah, dan penyedia layanan internet.

Saat ini alamat IPv4 hanya bisa dibangun dengan merangkai angka bersama dalam kelompok empat. Contohnya 192.168.10.1. Sedangkan alamat IPv6 mencakup delapan kelompok angka, dan enam huruf pertama dari abjad. Contohnya 2001: 0db8: 85a3: 0000:0000:8 a2e: 0370:7334. Alamat IPv6 saat ini menyediakan 340 undecillion, atau tepatnya 240.282.366.920.938.463.463.374.607.431.770.000.000.
 
Pengguna internet tidak bisa memapar alamat IPv6 pada server situs atau ponsel pintar. Sedangkan sebuah perangkat IPv4 tidak dapat melihat situs IPv6, tanpa bantuan jasa penerjemahan, untuk menghubungkan kedua layanan seperti panggilan internet dan sebaliknya.

Chief Executive American Registry for Internet Number, John Curran mengatakan terkait habisnya alamat internet di IPv4, situs dan layanan internet perlu membuat transisi. Operator situs perlu memastikan situs mereka bisa dijangkau melalui IPv6.

Dia menambahkan penyedia layanan internet di Amerika Serikat harus mampu menyediakan alamat di IPv4 dan IPv6, bagi pengguna untuk tahun-tahun mendatang, bukan hanya membatasi pelanggan baru ke IPv6 saja.

Comcast misalnya mulai menguji IPv6 di kalangan pengguna rumahan tahun lalu. Mereka perlu mengeluarkan router terbaru ke pelanggan dan beberapa sistem operasi tidak dapat menangani IPv6. Semua masalah ini serupa ketika internet diluncurkan pertama kali pada tahun 2000. (washingtonpost/*

No comments:

Post a Comment