TrafficRevenue

Saturday, October 16, 2010

Software Utilitas

USB SafeGuard
Media simpan portabel berupa flashdisk semakin populer karena praktis dan ringkas. Namun, karena bentuknya kecil dan mudah tercecer, risiko kehilangan data pun cukup tinggi. Jika data bersifat sensitif dan pribadi, sangat fatal akibatnya ketika media simpan ini hilang atau tercuri.
Jika Anda merupakan pengguna flashdisk, Anda perlu perangkat lunak pelindung data. Contohnya, USB SafeGuard. Aplikasi ini mampu mengenkripsi isi media simpan sekaligus menghancurkan data dengan standar militer atau badan intelijen, khususnya saat terjadi beberapa kali percobaan akses data secara paksa dan ilegal.
Setelah mengunduh perangkat lunak ini, Anda harus menyalin berkas instalasinya ke dalam flashdisk yang juga sudah berisi data-data kerja. Klik beruntun pada berkas instalasi, maka akan tampil dialog pembentukan password enkripsi dan dekripsi data. Setelah itu, Anda akan diminta memilih berkas-berkas kerja yang hendak dienkripsi dengan cara click & drag. Pengguna akan ditawari untuk membuat berkas berisi password enkripsi-dekripsi dan disimpan di tempat lain.
Langkah pamungkas dan yang menjadi nilai lebih adalah tawaran metode penanganan risiko hilangnya media simpan. Ada tiga pilihan, yaitu: Don't Remove, Zero Out Data, serta DoD 5220.22-M. Pilihan terakhir merupakan yang paling aman karena menggunakan standar penghancuran data dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat.
Bila hendak mengakses data, Anda tinggal mengklik beruntun pada ikon USB SafeGuard dalam flashdisk, lalu isikan password dekripsi dengan benar. (Vincent Bayu Tapa Brata)
***
USB SafeGuard mampu menjadi perangkat lunak pengaman media simpan portabel yang praktis, mudah digunakan, serta menggunakan standar pengamanan tingkat tinggi.
Spesifikasi USB Safe Guard
Jenis
Freeware
Ukuran berkas instalasi
736KB
Situs web
Sistem operasi
Windows
Plus     : Gratis, ada feature penghancur data, mudah digunakan
Minus : Dokumentasi kurang
Pendrive Reminder
Beberapa orang terlahir dengan bakat lupa yang "lebih parah" dibandingkan orang lain. Biasanya, penyakit lupa tersebut juga berkaitan dengan barang-barang yang berukuran kecil. Lupa tempat meletakkan, atau sebaliknya, lupa melepas dan mengamankannya, adalah salah satu contohnya. Hal tersebut dapat mengakibatkan rasa jengkel terhadap diri sendiri.
Media simpan portabel berukuran ringkas seperti USB flashdisk juga sering menjadi objek terlupa. Anda tidak perlu khawatir lagi terhadap hal tersebut, jika memiliki perangkat lunak bernama Pendrive Reminder. Aplikasi ini dapat mengingatkan bahwa masih ada flashdisk yang tertancap di komputer.
Anda dapat memasang dan menggunakan Pendrive Reminder dengan syarat di komputer telah terinstal .NET Framework 2. Setelah terpasang, konfigurasi Pendrive Reminder dapat diatur agar memberikan alarm lewat tiga pilihan, yaitu: Silent Mode, Alarm, serta Countdown.
Mekanisme pertama akan menampilkan panel pop-up saat pengguna melakukan shutdown, log-off atau restart komputer. Mekanisme kedua akan memunculkan pop-up ketika rentang waktu yang telah ditetapkan tercapai. Pilihan ketiga mirip dengan pilihan kedua, hanya bedanya menggunakan hitungan mundur. (Vincent Bayu Tapa Brata)
***
Sepintas Pendrive Reminder merupakan perangkat lunak sepele. Namun, dalam kenyataannya, kegunaannya ternyata begitu tinggi. Ini khususnya sangat berguna jika kita sering bekerja secara mobile. Dengan perkakas ini, semua kemungkinan tertinggalnya data kerja hanya akan menjadi cerita masa lalu.
Spesifikasi pendrive reminder
Jenis
Freeware
Ukuran berkas instalasi
1,32MB
Situs web
Sistem operasi
Windows
Plus    : Gratis, mudah digunakan
Minus : Tidak menyediakan mekanisme alarm lain seperti audit

No comments:

Post a Comment