Polda Jatim siap melakukan pengawalan terhadap pemudik dengan roda dua pada saat menjelang Lebaran.
-- Kombes Pudji Astuti
Menurut Pudji, kecelakaan pemudik dengan sepeda motor cukup tinggi, karena itu polisi akan tetap melakukan pengawalan secara estafet. "Kami akan menjatuhkan tilang bagi pemudik dengan motor yang membawa barang dengan lebih dari dua penumpang, terutama di jalur Surabaya-Banyuwangi," tegasnya.
Angka kecelakaan di wilayah hukum Polda Jawa Timur mengalami penurunan pada triwulan kedua mulai April hingga Juni yakni 2.705 kecelakaan. "Akibat kecelakaan itu, korban meninggal dunia mencapai 965 jiwa, korban luka berat 758 jiwa dan korban luka ringan 3.021 jiwa serta kerugian material Rp 2,4 miliar," ujar Pudji.
Untuk triwulan pertama (Januari-Maret 2010) tercatat 2.899 kecelakaan yang mengakibatkan 953 korban tewas, 873 korban luka berat, dan 3.073 korban luka ringan serta kerugian material sebesar Rp 2,8 miliar.
Beberapa lokasi rawan kecelakaan lalu lintas yakni Kabupaten Malang dan Jember untuk wilayah timur. Di jalur selatan, ruas jalan di Kabupaten Ngawi tercatat paling banyak terjadi kecelakaan lalu lintas lantas. Untuk wilayah barat dan utara, ruas Bulu (Tuban) juga rawan. "Kami mengimbau kepada semua pemudik yang akan pulang untuk mengecek lebih dahulu semua kelengkapan kendaraannya, mulai dari surat hingga mesin kendaraan," katanya.
No comments:
Post a Comment